_____________________________

Selamat Datang di Zona Atmadilaga

"Setetes Tinta Mampu Melahirkan Sejuta Inspirasi"

Selasa, 05 April 2011

Gaya Batang Pada Rangka Batang Statis Tertentu 2 dimensi Dengan Menggunakan SAP 2000

Dengan Program SAP 2000, kita dapat menghitung gaya dalam sebuah struktur rangka batang dengan mudah. Buat menghitung struktur rangka statis tertentu gampang kok, karena kita gak perlu memperhitungkan luas penampang, inersia, ataupun sifat-sifat batang. Lain halnya dengan konstruksi statis tak tentu.


Langkah-langkahnya mudah, berikut contoh pengerjaan dengan menggunakan program SAP2000 V.10 untuk struktur rangka batang statis tertentu.


Menggambar Struktur Rangka Bantang,


Mula-mula klik toolbar new model, atau pilih file – new model
Lalu akan tampil windows pada gambar di samping: 


Ubah Unit sesuai data input anda, missal N,m,C

Pada pilihan template terdapat berbagai pilihan, anda dapat memilih 2D truss atau membuat sendiri, jika ikin membuat gambar sendiri, maka pilih Grid Only




Setelah anda men-klik pilihan tersebut (Grid Only), Selanjutnya akan tampil windows sbb;

 Pada box Number of Grid Lines terdapat kolom yang harus anda isi;
X direction : Jumlah segment konstruksi arah X
Y direction : Jumlah segment konstruksi arah Y
Z direction : Jumlah segment konstruksi arah Z

Grid Spacing adalah jarak spasi per segment

Jika anda ingin mengubah data entry (Jika terdapat variasi jarak maka anda dapat mengaturnya dengan meng-klik Edit Grid, maka akan tampil jendela berikut;
Anda bisa memilih mengatur dengan koordinat atau dengan menggunakan jarak pada pilihan Display Grid as yang tampak pada sisi kanan jendela, jika sudah, klik Ok dan akan muncul gampar seperti di bawah





Pilih tampilan XZ view pada toolbar untuk melihat dari depan dan tutup jendela sebelah kanan untuk mempermudah pengeditan

















Klik tool Draw Frame/Cable element yang terdapat pada kiri windows untuk memulai membuat struktur rangka, lalu tarik dari joint ke joint untuk menggambar struktur rangka tsb
Setelah terbentuk seperti gambar di atas lalu blok frame seperti diatas untuk selanjutnya dibagi menjadi 3 segment dengan memilih menu edit-Devide Frame, Kemudian masukan angka 3 dan 1 seperti pada gambar di bawah :




 
  


Selanjutnya klik Ok dan frame telah terbagi menjadi 3 segment


Selanjutnya anda tinggal menerus kan menggambar frame yang tersisa
Untuk membuat Perletakan, pilih joint yang akan diberi perletakan dengan cara membloking pada joint tsb. Lalu pilih assign-joint-restraint,



 
Serlanjutnya anda tinggal menentukan beban anda dengan memilih define-loadcase
Pilihan ini untuk mementukan apakah beban sendiri diperhitungkan atau tidak, jika tidak maka anda harus mengganti Type dead menjadi Superdead lalu klik tombol modify load dan Ok

Jika sudah, jangan lupa untuk me-release frame tersebut, perlu diperhatikan bahwa pada struktur rangka batang, nilai moment pada tiap-tiap buhul adalah Nol, maka perlu kita buat momennya menjadi Nol dengan cara klik menu assign-frame/cable/tendon-release/partial fixity.



Lalu klik pada momen 22 dan momen 33 seperti pada gambar di atas              


Input Beban
Blok semua buhul lalu pilih menu assign-jointload-force

Masukkan nilai beban pada box kolom force
(Jika beban membentuk sudut terhadap bidang horizontal, maka perlu dikonversi ke arah X dan Z dengan mengalikan dengan sin dan cos sudut tersebut seperti metode vector)

















Running Analisis
Jika Input beban telah selesai, maka selanjutnya tinggal melakukan analisa dengan memilih menu Analyze-Run Analyze
Pilih don’t run untuk modal (untuk mempercepat proses dan permudah dalam membaca output)
Selanjutnya klik pilihan Run Now
Program akan meminta anda untuk menyimpan data, setelah anda menyimpan file tersebut, selanjutnya program akan memulai proses analysis
Selanjutnya untuk melihat hasil, adnda dapat melihatnya pada pilihan Display
Show Load Assign            : Untuk melihat beban luar yang berkerja          
Show Deformed Shape    : Untuk ,melihat lendutan akibat beban yang berkerja
Show Force/Stress           : Untuk Melihat Grafik Momen, Lintang (Shear), Normal (Axial    Force), Torsi (Torsion), dan Reaksi (Joint)
Show Table                       : Untuk Melihat hasil analysis dalam bentuk table
(Hasil Output berupa table dapat di export ke Excel)





Adi atmadilaga, S.T.

Selamat Mencoba


Artikel Terkait:

0 comments:

Poskan Komentar

Follow by Email

Cari Blog Ini

Memuat...