Selamat Datang di Zona Atmadilaga

"Setetes Tinta Mampu Melahirkan Sejuta Inspirasi"

Rabu, 23 November 2011

Cara Cepat Menganalisa Harga Bangunan

Bagaimana Cara Cepat Menganalisa Harga Bangunan?? Sebelum memulai renovasi/membangun rumah/ruko/dll, harus dipersiapkan RAB /rencana anggaran biayanya. Bagaimana cara menghitung biaya renovasi rumah atau pembangunan rumah? Berikut beberapa tipsnya.
BIAYA MEMBANGUN DARI AWAL

Biaya permeter saat ini untuk membangun bangunan dari tanah kosong adalah berkisar Rp. 2,5jt – Rp. 3jt/m2. Maka menghitung biayanya adalah dengan mengkalikan luas bangunan dengan nilai permeter.

LUAS BANGUNAN X Rp. 2,5jt = TOTAL BIAYA BANGUNAN

Jika rumah bertingkat, maka total luas bangunan yang digunakan adalah keseluruhan lantai (bawah+atas) baru kemudian dikalikan dengan biaya pembangunan permeter.

Jika rumah menggunakan standar bahan bangunan yang lebih sederhana seperti untuk kost atau kontrakan, maka harga nya bisa diturunkan ke Rp. 2jt/m2.

BIAYA RENOVASI BANGUNAN

Menghitung biaya renovasi rumah tanpa merubah struktur bangunan adalah sbb:

1 – Biaya penggantian lapisan lantai keramik berkisar Rp. 150rb – Rp. 200rb/m2
2 – Biaya cat ulang dinding Rp. 20rb -25rb/m2
3 – Biaya ganti plafond gypsum Rp. 110rb/m2 atau hanya pengecatan ulang Rp. 20rb/m2
4 – Biaya ganti rangka atap menjadi rangka galvanize Rp. 150rb – Rp. 175rb/m2

Cara menghitungnya adalah, siapkan ukuran yang akan dikerjakan untuk poin 1,2, 3 dan 4 dengan cara mengukur ruangan yang akan direnovasi. Kemudian kalikan masing-masing poin dengan biaya permeternya, baru kemudian ditotal keseluruhannya. Maka anda akan mendapatkan biaya perkiraan renovasi rumah anda.
(sumber:http://benerinrumah.wordpress.com)

Artikel Terkait:

2 comments:

tidak bisa berlaku pada bangunan secara umum dan tidak selalu linier untuk sebarang luasan mas, itu untuk rumah/ruko (judulnya terlalu umum). kalau proyek besar seperti mall ya lebih murah, harga untuk struktur aja (beton, baja, bekisting, crane dll) sekitar Rp. 700.000/m2 - Rp. 1.100.000/m2, kalau berikut finishing paling cuma Rp. 1.500.000 - Rp. 2.000.000/m2. Maturnuwun

Iya memang benar pak, tergantung kompleksibilitas, metode dan bentuk bangunan jg pak, memang cara diatas memang untuk peruntukan rumah tinggal pribadi atau kantor kecil yang banyak menggunakan skat dinding dan ukuran kecil sehingga metode masih secara konvensional, perhitungan diatas tidak berlaku untuk pekerjaan ruko, aula, atau mall yang mengandalkan luasan ruang, atau sudah menggunakan metode modern yang melibatkan alat berat dan teknologi terbaru seperti sterofoam, hebel, rangka baja ringan, FLC, atau Bangunan Plat tanpa balok yang menggunakan metode penebalan Plat. tentu perhitungannya harus lebih detail dan menghasilkan harga satuan per meter yang cendrung lebih murah.

Poskan Komentar

Follow by Email

Cari Blog Ini