Selamat Datang di Zona Atmadilaga

"Setetes Tinta Mampu Melahirkan Sejuta Inspirasi"

Rabu, 23 November 2011

PETA TOFOGRAFI

Pengertian

Peta adalah bayangan rupa bumi yang digambarkan di bidang datar (bidang gambar) dengan skala tertentu, sedangkan peta topografi adalah peta yang memperlihatkan unsur-unsur asli dan buatan manusia di atas permukaan bumi. Unsur-unsur tersebut dapat dikenal maupun diidentifikasi dan pada umumnya untuk memperlihatkan keadaan yang sesungguhnya.

Pengertian lain mengenai peta topografi ada dua, yaitu:
a.       Peta yang menggambarkan relief permukaan bumi beserta bangunan alami maupun buatan manusia yang ada di atasnya.
b.      Peta yang menggambarkan relief/sifat permukaan bumi yang digambarkan dengan garis kontur.

Garis Kontur
Garis kontur adalah garis pada peta yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian yang sama terhadap bidang refrensi yang digunakan. Kecuraman dari suatu lereng (stepness) dapat ditentukan dengan adanya interval kontur dan jarak antara dua kontur, sedangkan jarak horizontal antara dua garis kontur dapat ditentukan dengan cara interpolasi. Garis kontur tidak boleh saling berpotongan satu sama lain. Selain itu garis kontur harus merupakan garis yang tertutup baik di dalam maupun di luar peta.

Pada gambar berikut ditunjukan jenis-jenis garis kontur:
a. Kontur Sebuah Bukit

b. Kontur pada daerah datar

C.Kontur Sebuah Sungai


Sifat-sifat garis kontur adalah sebagai berikut:
1.      Garis kontur selalu merupakan garis tertutup (loop), kecuali pada batas peta.
2.      Dua buah garis kontur dengan ketinggian yang berbeda tidak mungkin saling berpotongan.
3.      Garis kontur tidak mungkin bercabang (dalam hubungannya dengan keaslian alam, kecuali buatan manusia).
4.     Garis kontur dengan ketinggian berbeda tidak mungkin menjadi satu, kecuali pada bagian tanah yang vertikal akan digambarkan sebagai garis yang berimpit.
5.      Semakin miring keadaan tanah, kontur akan digambarkan semakin rapat.
6.      Semakin landai kondisi tanah, kontur yang digambarkan semakin jarang.
7.      Garis kontur yang melalui tanjung/lidah bukit akan cembung kearah turunnya tanah.
8.      Garis kontur yang melalui lembah atau teluk akan cembung kearah titik atau hulu lembah.
9.      Garis kontur yang memotong sungai akan cembung kearah hulu sungai.
10.  Garis kontur yang memotong jalan akan cembung kearah turunnya jalan.

Garis kontur  merupakan ciri khas yang membedakan peta topografi dengan peta lainnya dan digunakan untuk penggambaran relief atau tinggi rendahnya permukaan bumi yang dipetakan. Dari pengertian di atas dapat dipahami betapa pentingnya garis kontur antara lain untuk pembuatan trace jalan/rel dan menghitung volume galian dan timbunan.


Artikel Terkait:

1 comments:

kalo mau belajar tentang menggambar geometri jalan dengan menggunakan data theodolite bisa ndak yah? n biayanya brapa?

Poskan Komentar

Follow by Email

Cari Blog Ini